Cloud Management: Self Service atau Managed Services

Solusi Software as a Service (SaaS) sedang maju dengan banyaknya perusahaan yang memilih karena fleksibilitas dan kenyamanan platform yang di-host secara remote oleh pihak lain. Karena pasarnya yang sedang berkembang, industri SaaS diprediksi masih akan terus maju.

Sementara itu, tipe lain yang ditawarkan oleh cloud seperti Business Process as a Service (BPaaS) juga tengah berkembang. BPaaS berarti mengelola proses bisnis melalui cloud.

Sejatinya, seluruh akronim cloud yang ada pasti membuat bingung. Akan tetapi, yang terpenting adalah mengingat penawaran apa yang ada di setiap layanan, termasuk biaya langganannya.

Sebagai contoh platform akuntansi SaaS, bisa membuat Anda log in menggunakan komputer mana pun asalkan memiliki koneksi internet. Padahal di masa lalu, Anda harus membeli platform akuntansi on-premise dalam bentuk CD yang harus Anda install di satu komputer.

SaaS memiliki banyak kelebihan yang jelas mengalahkan software on-premise. Salah satu keunggulan SaaS adalah pihak lain yang bisa membantu Anda mengelola software secara remote. Cara lamanya adalah meminta konsultan untuk datang ke kantor yang mengirim komplain.

Jadi, ketika sedang mempertimbangkan penggunaan SaaS, Anda harus berpikir apakah mereka ingin mengelola software atau ingin bantuan dari vendor lain.

Self-service

Platform self-service tak hanya sekadar membuat end-user menggunakan sumber dayanya sendiri, mereka juga harus menyederhanakan infrastruktur IT beserta operasionalnya. Pada dasarnya, portal self-service harus didukung oleh otomatisasi dan orkestrasi yang sangat efektif, bahkan bisa ditambah dengan kecerdasan buatan dan machine learning. Ini bukan hanya bisa meningkatkan user experience, tapi juga bisa membuat administrator melakukan pekerjaan yang lebih penting seperti mengelola arsitektur sistem daripada mengelola end-user. Dengan mengalihkan platform ke public, private, atau hybrid cloud, perusahaan bisa mengambil untung dari biaya infrastruktur yang lebih terjangkau.

Kelebihan tambahan lainnya adalah self-service bisa meningkatkan hubungan dengan konsumen atau klien. Platform cloud memiliki tools seperti file-sharing, kolaborasi user-to-user dan user-to-employee, dan aplikasi media sosial lainnya sehingga bisa membuat portal tunggal untuk menarik konsumen melalui banyak channel.

Self-service berarti membuat operasional digital menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan lebih bermanfaat. Ini seperti yang sudah dibuktikan di dunia e-commerce. Belaja menjadi lebih sederhana di web daripada secara fisik, meskipun mayoritas orang masih menganggap interaksi fisik adalah hal penting. Self-service membuat manusia beserta interaksinya menjadi lebih efisien dan krusial.

Penggunaan self-service secara luas seperti dalam manajemen workflow dan penyediaan sumber daya IT, penggunanya bisa memangkas banyak waktu di berbagai tugas dan memiliki banyak waktu untuk pekerjaan kreatif yang memiliki dampak lebih signifikan.

Keuntungan SaaS Self-service

Karena terkadang SaaS menggunakan metode paket langganan per bulan, perusahaan bisa mendapatkan jaminan karena tahu berapa ongkos yang harus dikeluarkan. Bahkan apabila software-nya bermasalah, vendor akan membantu dengan troubleshooting secara gratis. Hasilnya, banyak SaaS menawarkan layanan bagus yang terjangkau dan biaya yang terukur.

Sebagai tambahan, perusahaan yang menggunakan SaaS secara self-service bisa menggunakan software tersebut gangguan eksternal. Untuk beberapa perusahaan, ini adalah sebuah keuntungan jika mereka tidak merasa nyaman mendiskusikan isu ini kepada pihak asing, atau terlalu enggan menggunakan jasa tenaga ahli.

Managed Service

Kenapa harus managed service untuk public cloud?

Mayoritas penyedia layanan cloud hanya menyediakan infrastruktur tanpa managed service. Konsumen harus mengelola sendiri infrastruktur yang di-host di cloud. Akan menjadi tugas sulit untuk konsumen dalam mendesain, membangun dan mengelola aplikasi mereka di cloud selama 7×24 jam. Sementara itu, karyawan dengan keahlian cloud akan mahal dan sulit ditemukan.

Maka dari itu, managed service memungkinkan Anda untuk fokus pada bisnis, sementara tim ahli akan disediakan oleh penyedia layanan cloud untuk segala macam isu soal cloud. Tim ahli managed service akan terus mengawasi aplikasi sepanjang waktu. Menggunakan portal self-service, Anda bisa dengan cepat membuat managed environment untuk aplikasi krusial, seperti production website dan layanan utama back-office.

Yang ditawarkan managed service

Managed service juga menawarkan metode bayar sesuai penggunaan sehingga membuat IaaS masuk akal dan atraktif untuk segala jenis perusahaan. Penggunaan metode tersebut jelas bisa memperkuat efisiensi dan mengoptimalkan layanan cloud.

Kadang juga ada vendor yang menawarkan laporan bulanan terhadap riwayat insiden yang terjadi dan dikirim via email. Lalu monthly assessment dari infrastruktur cloud Anda, sehingga ke depannya bisa menerapkan praktik terbaik demi memenuhi target performa dan efisiensi biaya.

Keuntungan managed software solutions

Managed Software Solutions bisa melewati BPaaS dalam menyediakan layanan melalui cloud, contohnya seperti dalam proses penggajian karyawan secara otomatis. Dalam kasus lain, managed software solutions bisa menjadi lebih konsultatif, di mana provider managed service bekerja sama dengan klien untuk membantu menyampaikan insight yang diperoleh dari SaaS.

Apapun bentuk kerja samanya, managed software solution bisa memberikan perusaahaan-perusahaan dengan lebih layanan yang lebih menyeluruh sehingga berguna bagi mereka yang tidak memiliki sumber daya internal untuk memeroleh hasil maksimal aplikasi SaaS yang dimiliki. Kendati ada biaya yang harus dikeluarkan untuk layanan seperti itu, biayanya lebih terjangkau dengan menggunakan managed software solution daripada memilih merekrut karyawan tambahan yang memiliki keahlian dalam software tertentu.

Energy Analytics Software (EAS)

EAS adalah platform SaaS yang memungkinkan perusahaan-perusahaan memiliki pemahaman lebih baik akan bagaimmana mereka mengonsumsi energi dan menciptakan emisi gas rumah kaca. Hasilnya, perusahaan tersebut bisa ikut serta dalam keberlangsungan alam dan meningkatkan manajemen energi.

Perusahaan-perusahaan akan memiliki opsi di antara mengoperasikan platform SaaS self-service, atau mereka bisa dapat memanfaatkan ahli energi melalui yang ditawarkan managed service. Opsi-opsi tersebut membuat perusahaan dapat memilih level layanan yang mereka butuhkan, daripada menghabiskan uang untuk layanan yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan.

Kesimpulan

Mengingat berbagai kemudahan yang ditawarkan managed service ketimbang self-service, Indonesian Cloud memiliki tim ahli Managed IT Services yang berbasis di Jakarta untuk menghilangkan rasa frustasi Anda terhadap masalah TI. Kami dengan cermat menganalisis kebutuhan individu masing-masing perusahaan, menanggapi dengan solusi manajemen, konsultasi, dan teknologi terkini serta layanan TI di Jakarta dan kota sekitarnya.

Mengenal WhatsApp Business API

Interaksi merupakan suatu hal yang penting terlebih pada pelaku bisnis. Perusahaan dan pelanggan pastinya akan saling berhubungan jika pelanggan memiliki kendala atau ingin mengajukan...

WASPADA! LINDUNGI DATA ANDA DARI ANCAMAN HACKER

Pada tahun 2020 di Indonesia telah terjadi beberapa kasus kebocoran data, bahkan hanya dalam kurun waktu 7 bulan saja. Perusahaan yang menjadi target incaran...

Share

#Trending

Promosi

Jalani bisnis atau industri anda bersama Indonesian Cloud

Dapatkan tawaran menarik dengan mendaftar ke Newsletter kami.