Blog

Amankah Data Yang Anda Simpan Di Cloud?

Nah, pasti masih banyak orang yang masih memikirkan hal ini. Mari kita kupas satu persatu mengenai kekhawatiran tersebut. Sebaiknya kita harus memperhatikan hal-hal dibawah ini :

  1. Pastikan Perusahaan Layanan Cloud Anda sudah memiliki sertifikasi security

Pastikan perusahaan penyedia layanan cloud sudah memiliki ISO 27001 dan memiliki SLA untuk menjamin kerahasiaan data anda. Jika perusahaan penyedia layanan cloudsudah memberikan garansi mengenai hal ini,  Anda sudah pasti aman. Hal ini disebabkan karena jika penyedia layanan cloud memiliki customer yang datanya bocor dan melanggar SLA, izin layanan mereka akan dicabut dan akan diproses secara hukum. Perusahaan tersebut juga sudah memiliki reputasi dalam memanage data cloud dan terpercaya.

  1. Seberapa Besar data Anda akan Anda simpan di Cloud

Kita harus mengkalkulasi dan memilah data-data agar data yang akan disimpan bukan data yang tidak penting, karena akan menambah pricing Anda ketika akan disimpan di cloud. Perusahaan layanan cloud akan men-charge seberapa besar data Anda. Semakin besar data yang Anda simpan, semakin besar pula biaya yang kita keluarkan.

  1. Apakah data Anda sudah terenkripsi selama proses upload dan download data Anda dari cloud

Bagaimana kita bisa mengetahui ter-enkripsi atau tidak ketika dalam proses upload/download data kita dari cloud. Pastikan apakah aplikasi yang disediakan cloudtersebut menyediakan layanan enkripsi di saat terhubung dengan computer, notebook, server atau gadget Anda. Perhatikanlah ada https:// disamping url di browser anda.

  1. Apakah data Anda sudah terenkripsi ketika sudah disimpan di cloud

Anda harus cek kembali ke penyedia layanan cloud Anda tentang syarat dan ketentuan dari layanan tersebut. Umumnya perusahaan penyedia layanan cloud tidak meng-enkripsi data Anda dan memberikan hak akses ke data tersebut sesuai dengan pemilik data tersebut. Maka Anda harus memperhatikan data anda yang tersimpan memuat informasi yang tidak boleh diketahui oleh orang lain atau tidak. Artinya jika Anda menyimpan data informasi medis, data keuangan, dan data perusahaan yang sangat rahasia Anda harus memastikan sudah ter-enkripsi ketika disimpan di cloud dan Anda harus tahu cara men-decrypt data Anda kembali ketika akan diambil dari cloud.

  1. Anda mengetahui cara mengakses data Anda di cloud

Terdapat beberapa perusahaan layanan cloud yang men-share folder online Anda yang ada di cloud.  Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui secara detil bagaimana cara mengaksesnya. Anda bisa tahu siapa yang terakhir mengubah (baca: edit,delete,write) dan membuat perubahan pada data Anda. Jika Anda membuat group untuk memanage akses data, Anda harus tahu detil siapa saja yang ada dalam group tersebut, apakah Anda menerima notifikasi ketika ada group akses yang membuat perubahan, dan apakah layanan servicenya mengallow file Anda disimpan di publik. Jika ingin melengkapi data, yang mengakses harus dilengkapi dengan nama, akun, email dan sebagainya.

  1. Anda mengerti dan mengetahui jika layanan cloud Anda di-hacked atau data Anda hilang

Anda harus mengetahui syarat dan ketentuan jika terjadi hal diatas sebelum Anda menggunakan jasa penyedia layanan cloud. Namun jika terjadi hal terburukpun, dipastikan cepat pulih ke kondisi normal. Hal tersebut harus diketahui di awal sebelum menandatangani kontrak layanan cloud.

Nah jika Anda sudah menemukan layanan cloud yang ideal untuk kebutuhan Anda dan memperhatikan hal yang sudah saya jabarkan di atas, maka Anda harus memberlakukan kebijakan di internal Anda yang diterapkan setiap menggunakan layanan cloud tadi, adapun kebijakannya adalah sebagai berikut :

Gunakan Password yang Bagus

Password bagus memiliki kompleksitas perpaduan huruf kecil, huruf kapital, angka dan simbol minimal 8 karakter. Password jangan dibuat mudah ditebak seperti nama user, nama perusahaan atau kata-kata yang mudah ditebak orang lain.

Jangan Menggunakan Password yang sama lagi

Sebagai contoh Anda punya email di yahoo, gmail, hotmail bahkan facebook dan twitter dengan password yang sama dengan alasan mudah dihafal. Jika hackerberhasil meng-hacked password akun facebook Anda, maka semuanya akan diretas oleh hacker. Jadi usahakan memiliki password yang berbeda dari password akun Anda di email publik dan media sosial.

Jangan Share Password Anda kepada siapapun

Walaupun orang dekat Anda dapat dipercaya, tetapi bukan ide yang bagus membagi password kepada siapapun. Karena seluruh informasi penting Anda ada didalam layanan cloud. Jadi jangan sekali-kali membagi password Anda kepada siapapun.

Backup Data Anda

Backup Data Anda secara rutin. Hal ini perlu dilakukan juga di layanan cloud.  Jika layanan cloud punya layanan backupnya akan lebih baik, namun perlu dipastikan tidak di tempat yang sama dengan Anda menyimpan data tersebut.  Anda juga bisa menggunakan pihak ketiga untuk backupnya, itu menjadi pilihan Anda mana yang lebih baik dan lebih powerfull.

Baiklah, mudah-mudahan semua yang saya jabarkan di atas tadi memudahkan Anda dalam pengambilan keputusan layanan cloud mana yang akan Anda pilih. Semoga bisa memudahkan Anda kelak jika Anda benar-benar menggunakan layanan clouduntuk menyimpan data Anda.

Kata bijak kali ini adalah : “Sebelum Anda memutuskan memilih layanan cloud penyimpanan data, maka penuhilah hal yang saya jabarkan di atas tadi lalu perhatikan apa yang akan terjadi”.

 

Oleh : Purwandi – Engineer IndonesianCloud

Share:
0 comments on Amankah Data Yang Anda Simpan Di Cloud?

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *