Pentingnya Cloud Disaster Recovery Untuk Pengamanan Data Perusahaan

Cloud Disaster recovery memiliki sistem yang hampir mirip dengan sistem asuransi. Perusahaan mengeluarkan sebuah biaya yang mungkin terlihat tidak dibutuhkan, namun disisi lain dapat memberikan sebuah keamanan bagi sistem perusahaan. Sudah banyak perusahaan yang menggunakan Cloud disaster recovery dan menyelamatkan banyak data-data mereka. Mungkin kalian masih berpikir bahwa mengapa perusahaan harus mengeluarkan biaya untuk Cloud Disaster Recovery yang dirasa tidak dibutuhkan. 

Dengan berkembangnya infrastruktur dan pertumbuhan data yang semakin banyak, hal ini juga dapat memicu resiko kehilangan data menjadi semakin besar. Kehilangan data ini bisa berdampak buruk bagi kelangsungan operasional perusahaan dan akan menyebabkan kerugian besar. Oleh karena itu penting memahami bahwa biaya yang dikeluarkan untuk Cloud Disaster Recovery daripada mengeluarkan biaya ketika sistem perusahaan down. 

Tujuan Perusahaan Menggunakan Cloud Disaster Recovery

Tujuan utama dari cloud disaster recovery adalah untuk meminimalkan dampak dari bencana yang tidak terduga terhadap kelangsungan operasional bisnis perusahaan. Apabila terjadi sebuah bencana yang tidak terduga data-data dapat dialihkan ke Disaster Recovery agar tetap dapat melanjutkan operasional bisnis perusahaan. Setelah data center perusahaan pulih, perusahaan dapat memindahkan kembali ke cloud dan memulihkan semua infrastruktur seperti semula. Alhasil perusahaan tidak mengalami kerugian besar akibat bencana tersebut.

Kegunaan Cloud Disaster Recovery Bagi Perusahaan

Dalam perihal ini yang dimaksud dari bencana adalah ketika perusahaan mengalami kehilangan akses data penting sehingga menghambat operasional dan inti bisnis perusahaan, baik itu dari kerusakan perangkat lunak, banjir, kebakaran hingga ancaman ancaman hacker. Cloud Disaster Recovery merupakan sebuah solusi bagi perusahaan untuk menyelamatkan data penting tersebut agar tidak hilang.

Perusahaan seperti memiliki tempat penyimpanan sekunder dimana hanya akan diaktifkan ketika memang dibutuhkan, Investasi Cloud Disaster Recovery akan memberikan sebuah jaminan agar perusahaan aman dan dapat terus menjalankan bisnisnya

Biaya Yang Dikeluarkan Perusahaan Untuk Cloud Disaster Recovery

Biaya dari Cloud Disaster Recovery sangat beragam, tergantung dari jumlah data, frekuensi,kecepatan serta penyedia Recovery yang dipilih. Tentu perusahaan harus mempertimbangkan segala aspek untuk hal ini, karena tidak semua yang murah akan sesuai dengan kebutuhan dari perusahaan. Perusahaan perlu mengetahui seberapa besar dan pentingnya data yang dimiliki oleh perusahaan sehingga dapat memilih dengan tepat.

Bagaimana Sistem Kerja Cloud Disaster Recovery Bekerja Terhadap Perusahaan?

Apabila terjadi kerusakan pada pusat data perusahaan atau pada server utama dan server cadangan, walaupun perusahaan memiliki cadangan yang berada di luar negara asal, hal ini tentunya akan memakan waktu yang lama terlebih apabila perusahaan tidak memiliki server yang siap untuk dipakai. Perlu waktu dan biaya lebih untuk membeli server baru menggantikan server yang rusak. Dalam kurun waktu tersebut tentunya perusahaan akan mengalami kerugian besar karena tidak bisa menjalankan kegiatan operasional bisnisnya secara reguler. Belum lagi ditambah biaya pengiriman dan biaya membeli server yang baru.

Perusahaan harus memperhatikan aspek-aspek dalam menilai biaya dan kerugian dari bencana terhadap data center. Ada dua aspek yang harus dipertimbangkan dalam menilai biaya dan kerugian dari bisnis, yaitu:

  1. Recovery Time Objective

Recovery Time Objective adalah waktu paling lama dari bisnis yang tidak berjalan setelah terjadi insiden hingga bisnis kembali berjalan normal. Tujuan dari menghitung RTO adalah untuk mengetahui seberapa lama perusahaan dapat pulih kembali sehingga perusahaan dapat menentukan apa saja yang diperlukan dan berapa biaya yang dikeluarkan. 

  1. Recovery Point Objective

Recovery Point Objective adalah pengukuran waktu dari kegagalan, bencana atau peristiwa penyebab kerugian. Jadi RPO memiliki fungsi untuk melihat data yang disimpan terakhir kali dan dapat melihat berapa banyak data yang hilang.

Kerugian Perusahaan Jika Tidak Menggunakan Cloud Disaster Recovery

Perusahaan ketika kehilangan data sebenarnya masih dapat melakukan recovery secara manual, namun tidak direkomendasikan untuk dilakukan dalam jangka panjang. Hal ini dapat menyebabkan beberapa pengaruh antara lainnya yaitu:

  1. Kerugian Besar Bagi Perusahaan

Dengan kehilangan data-data tersebut tentu perusahaan akan mengalami kerugian baik dari sisi waktu maupun biaya. Perusahaan perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membeli server baru dan biaya pemasangan, sudah tentu hal ini akan menjadi sebuah kerugian besar. Ditambah dengan waktu yang lama akan sangat menghambat kegiatan operasional perusahaan dan hal ini bisa menyebabkan perusahaan mengalami kerugian banyak.

  1. Reputasi Perusahaan akan Menurun

Dengan terjadinya kehilangan data, dapat menyebabkan kepercayaan pelanggan menjadi turun. Pelanggan tidak dapat mengakses data mereka dan ini akan menjadikan pelanggan melakukan komplain terhadap layanan perusahaan. Dengan menurunnya reputasi dari perusahaan akan sangat berdampak buruk untuk kelangsungan bisnis kedepannya. Tentu hal ini hal yang sangat dihindari oleh perusahaan.

  1. Kepercayaan tim dan internal perusahaan akan menurun

Hal ini bisa membuat internal perusahaan menjadi kacau. Operasional bisnis menjadi tidak berjalan dan tentunya berdampak pada semangat dan kepercayaan tim yang menurun. Ketika kepercayaan tim menurun perlu waktu bagi perusahaan untuk meningkatkan kembali kepercayaan dan semangat dari tim di perusahaan. Hal ini akan sangat menghambat kinerja perusahaan kedepannya.

Mengapa harus menggunakan Cloud Disaster Recovery dalam Cloud Computing

Cloud Disaster Recovery dapat menjadi pilihan yang tepat bagi perusahaan karena akan memberi dampak dari sisi efisiensi biaya,skalabilitas dan keandalan. Perusahaan tidak perlu untuk mengeluarkan sumber daya lebih dalam memulihkan kembali data-data mereka. Perusahaan dapat menjalankan bisnis dengan semestinya meskipun terjadi masalah terhadap data center dari perusahaan. Baik dari perusahaan kecil seperti UMKM hingga perusahaan skala besar, Cloud Disaster Recovery akan memberikan keamanan terhadap data perusahaan sehingga perusahaan dapat berfokus pada lini bisnis yang mereka jalankan.

IndonesianCloud merupakan salah satu penyedia layanan cloud terbaik di indonesia. 

IndonesianCloud memiliki layanan Cloud Disaster Recovery yang merupakan  layanan pencadangan atau pemulihan cloud dan melayani on-premise atau cloud yang dilengkapi dengan sumber daya pemulihan bencana tidak terbatas.

Ancaman Cyber Terhadap Kesinambungan Bisnis Anda (Cyber Security and Business Continuity)

Kesinambungan bisnis tengah menjadi fokus para petinggi perusahaan, sebab mereka harus menemukan cara agar semuanya tetap berjalan normal di tengah pandemi COVID-19. Kesinambungan bisnis...

On Premise vs. Cloud: mana infrastruktur IT yang tepat untuk rumah sakit ?

Berbicara tentang Hospital Management Software (HMS), perangkat lunak untuk rumah sakit atau klinik, pilihannya ada banyak untuk menjawab solusi yang beragam. Beberapa rumah sakit...

Share

#Trending

Promosi

Jalani bisnis atau industri anda bersama Indonesian Cloud

Dapatkan tawaran menarik dengan mendaftar ke Newsletter kami.