Manfaat Disaster Recovery

Mungkin untuk saat ini Anda belum tertarik atau belum membutuhkan disaster recovery. Mungkin juga potensi risiko yang ada belum dirasa begitu berbahaya bagi Anda untuk memulai memiliki disaster recovery. Terlepas dari seberapa sering bencana itu terjadi, baik itu karena kesalahan manusia, rusaknya perangkat lunak, atau bencana alam, beberapa orang tidak melihat pentingnya memiliki disaster recovery. 

Di era sekarang, disaster recovery adalah elemen penting untuk jalannya perusahaan. Ini juga penting bagi perusahaan-perusahaan yang ingin memastikan keberlangsungan bisnis mereka dan memertahankan kepercayaan konsumen.

Tanpa perencanaan yang tepat terhadap masalah-masalah yang tidak terduga, perusahaan-perusahaan ini memiliki risiko kerugian finansial yang parah, hilangnya kepercayaan konsumen, atau yang paling buruk adalah gulung tikar.

Anda perlu mengerti bahwa disaster recovery plan lebih dari sekadar kesiapan saat menggunakannya. Supaya Anda memiliki gambaran betapa pentingnya disaster recovery, berikut adalah beberapa manfaat dari disaster recovery.

Manajemen aset dan inventaris

Bagian pertama dari rencana backup dan recovery yang baik adalah dokumentasi secara menyeluruh. Ini jelas akan melibatkan pemahaman tentang inventaris peralatan yang Anda miliki. 

Manajemen seperti Ini berguna untuk mengidentifikasi peralatan mana yang Anda miliki, mana yang ekstra tetapi mungkin berguna, dan mana yang benar-benar tidak berguna. Admin IT yang baik akan tahu peralatan apa yang dia miliki dan di mana dia bisa menemukannya. 

Dengan begitu, jika ada masalah baik kecil maupun besar, peralatan tersebut dapat diakses dengan cepat untuk digunakan. Manajemen aset dan inventaris yang baik juga membantu mencegah pencurian oleh karyawan sendiri. Hal-hal seperti ini tentunya dapat terjadi di perusahaan mana pun.

Manajemen jaringan

Bagaimana Anda bisa berhasil mengelola jaringan jika Anda sebenarnya kurang menguasai jaringan itu sendiri? Dokumentasi terperinci sebagai bagian dari backup dan recovery plan dapat membantu Anda memahami dengan jelas cara kerja jaringan. Ini akan memungkinkan Anda untuk memperbaiki masalah dengan cepat. 

Jadi jika ada masalah sederhana seperti router rusak atau sesuatu yang lebih mengerikan terjadi seperti kegagalan server, Anda sudah dapat mengatasinya sendiri. Alat RMM sangat bagus dan cocok untuk hal ini karena dapat membantu Anda mendokumentasikan peralatan jaringan secara otomatis. 

Akan tetapi, tetap saja Anda harus memerhatikan aspek fisik yang tidak boleh diabaikan. Ada bisa mengambil foto dari peralatan-peralatan yang digunakan, terutama di ruang server. Oh, dan jangan lupa untuk mengambil foto dari  labelnya.

Task redundancy

Bagian dari recovery plan Anda termasuk dalam memastikan setidaknya ada dua orang yang bisa melakukan satu tugas. Ini membuat Anda tetap terlindungi dalam keadaan darurat, tetapi tidak harus penuh bertanggung jawab terhadap bencana saja agar task redundancy bisa berguna. 

Pernahkah Anda dihadapi situasi pada anggota tim yang sedang cuti, sedang sakit, atau meninggalkan perusahaan secara tiba-tiba tanpa handover yang baik? Hal ini dapat menyebabkan masalah besar jika orang tersebut adalah satu-satunya orang yang dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan penting. 

Tidak hanya itu, bagaimana dengan tugas yang kurang penting? Sebagai contoh, misalkan Anda memerlukan seseorang untuk melakukan diagnosis jaringan sebelum Anda dapat memperbaiki sesuatu, tetapi hanya satu orang itu yang memiliki kemampuan. Jika orang itu terlalu sibuk, itu bisa menjadi masalah baru. Anda dapat menghemat waktu jika Anda dapat melakukannya sendiri dengan cepat.

Hemat biaya

Seperti disebutkan sebelumnya, dokumentasi yang baik dapat menghasilkan manajemen yang lebih baik pula. Tidak hanya itu, dokumentasi yang baik juga dapat membantu Anda mengidentifikasi area mana yang dapat menghemat uang, terutama jika sudah waktunya untuk melakukan upgrade perangkat keras. 

Kenapa harus menjalankan tiga server yang terpisah jika Anda dapat menjalankan tiga server virtual pada satu peralatan fisik? Dengan begitu, Anda dapat melihat area mana yang memungkinkan untuk dilakukan penghematan biaya, sehingga dapat mempertimbangkan lebih jauh apakah mau ke virtual atau ke cloud.

Kemampuan untuk tes

Bagaimana Anda bisa melakukan pengujian sebuah rencana yang sebenarnya tidak Anda miliki? Jika Anda memiliki disaster recovery plan, Anda dapat menjalankan apa saja kemungkinan yang bisa terjadi dalam berbagai skenario, sehingga memungkinkan Anda melihat sendiri disaster recovery bekerja. 

Jika Anda adalah penyedia jasa TI, ini juga membantu Anda membangun kepercayaan dengan klien, sebab mereka bisa menonton disaster recovery yang Anda tawarkan.

Meningkatkan fleksibilitas

Dengan memiliki backup berbasis cloud, perusahaan Anda tidak perlu memilih lokasi disaster recovery dan berharap lokasi tersebut tidak mengalami masalah apabila on-site. Dengan cloud, perusahaan Anda beserta unit-unit bisnisnya bisa menentukan data apa dan aplikasi mana yang paling penting untuk backup. Anda hanya perlu membayar untuk data dan aplikasi yang perlu dilakukan backup.

Meningkatkan kendali

Dengan disaster-recovery-as-a-service-model, Anda memiliki kendali penuh pada data dan aplikasi Anda. Anda bisa menentukan data yang ingin disimpan, recovery-nya, dan kapan mengimplementasikan rencana kesinambungan bisnis untuk deployment.

Kesimpulan

Terdapat banyak sekali manfaat jika Anda memiliki disaster recovery plan. Kendati demikian, manfaat terbesarnya akan selalu ada pada kerugian yang bisa diminimalisir jika terjadi masalah atau bencana.

Backup dan disaster recovery plan dirancang untuk membuat perusahaan tetap berjalan meskipun sedang terkena bencana, baik itu yang berskala kecil, sedang, hingga besar sekalipun. 

Indonesian Cloud menawarkan Cloud Disaster Recovery. Dengan layanan ini, Anda tidak perlu lagi cemas terhadap masalah yang bisa kapan saja menghampiri. Layanan ini dapat melakukan proteksi sistem, aplikasi, dan data sebelum dan sesudah bencana terjadi. Kami menyediakan Veeam dan Zerto yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan.

Ancaman Cyber Terhadap Kesinambungan Bisnis Anda (Cyber Security and Business Continuity)

Kesinambungan bisnis tengah menjadi fokus para petinggi perusahaan, sebab mereka harus menemukan cara agar semuanya tetap berjalan normal di tengah pandemi COVID-19. Kesinambungan bisnis...

On Premise vs. Cloud: mana infrastruktur IT yang tepat untuk rumah sakit ?

Berbicara tentang Hospital Management Software (HMS), perangkat lunak untuk rumah sakit atau klinik, pilihannya ada banyak untuk menjawab solusi yang beragam. Beberapa rumah sakit...

Share

#Trending

Promosi

Jalani bisnis atau industri anda bersama Indonesian Cloud

Dapatkan tawaran menarik dengan mendaftar ke Newsletter kami.