Learning Management System Untuk Pelatihan Karyawan

Pencarian software Learning Management System (LMS) yang terbaik tidak perlu pusing-pusing. Yang perlu dilakukan adalah membuat daftar apa yang Anda butuhkan untuk sebuah LMS. Pasalnya, tanpa metode pencarian yang spesifik, Anda akan dibanjiri oleh informasi yang akan membuat bingung.

LMS self-hosted atau cloud?

Cara cepat untuk mempersempit pencarian Anda akan LMS adalah, Anda harus bisa menjawab apakah memerlukan LMS berbasis cloud atau self-hosted? Jawabannya tidak ada yang salah atau benar, sebab tinggal disesuaikan dengan kebutuhan saja. Akan tetapi, pilihan yang termudah jatuh pada LMS berbais cloud. Jenis LMS tepat bagi Anda yang tidak ingin direpotkan dengan kewajiban untuk menyiapkan sumber daya IT.

Dengan LMS berbasis cloud, Anda tidak perlu melakukan instalasi hardware, atau biaya tambahan yang harus dikeluarkan untuk pengelolaannya. Pasalnya, hal-hal seperti itu sudah ditangani oleh vendor. Anda serta karyawan Anda hanya tinggal menggunakan LMS saja.

Hal plus lainnya adalah LMS berbasis cloud mampu diskalakan. LMS berbasis cloud sangat fleksibel sehingga tidak peduli seberapa cepat pertumbuhan perusahaan, Anda tetap akan memiliki platform yang dapat menyesuaikan. Yang perlu dicatat adalah tidak semua LMS berbais cloud diciptakan setara. Anda perlu berdiskusi dulu dengan vendor untuk bertanya apakah LMS mereka bisa berkembang secara konstan bersama bisnis.

Di sisi lain, self-hosted menjadi pertimbangan bagus untuk perusahaan-perusahaan yang memiliki batasan atau arsitektur IT yang kaku, sehingga LMS harus mengikuti regulasi perusahaan. Kekurangannya? Self-hosted membutuhkan manajemen operasional. Tim internal Anda harus menjaga sistemnya dan berurusan dengan isu yang bisa kapan saja terjadi. Anda juga harus memutuskan bagaimana aplikasi besar seperti server, database, dan load balancer, mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan. 

Fitur apa yang Anda butuhkan?

Proses pencarian LMS yang didasari atas apa yang Anda butuhkan. Sejak awal, ini adalah langkah penting untuk menelusuri fitur-fitur apa yang paling penting bagi perusahaan, termasuk LMS mana yang memiliki fitur untuk membantu Anda dalam mengelola pelatihan secara efisien dan efektif.

Penting juga untuk membuat daftar fitur-fitur apa yang kurang penting bagi perusahaan Anda. dengan begitu, Anda bisa mempersempit pilihan LMS yang benar-benar akan berguna atau sebaliknya. Jarang ada perusahaan yang memiliki kebutuhan serupa. Akan tetapi, berikut adalah fitur umum yang biasanya ada pada LMS.

  • Mudah digunakan

Pelatihan Anda sudah seharusnya mudah dikelola dan mudah dalam penyampaian. Jadi, LMS yang ramah pengguna harus menjadi faktor prioritas.

  • Format konten

LMS Anda harus mendukung format konten pelatihan yang ingin Anda gunakan, termasuk video, audio, webinar, PDF, dan lain-lain. Atau jika Anda berencana menggunakan authoring tool, LMS Anda harus bisa membuat Anda mengunggah SCORM dan file xAPI.

  • Branding dan white-labeling

Untuk membuat LMS terasa seperti bagian dari bisnis Anda, LMS harus bisa membuat Anda memilih warna brand sendiri, memasukkan logo perusahaan sendiri, memilih sendiri URL website perusahaan.

Laporan

Anda dapat melacak setiap langkah pelatihan yang terjadi dalam LMS Anda. Jadi, pastikan Anda mendapatkan laporan soal kemajuan pelatihan, performa ujian, riwayat pelatihan, dan masih banyak lagi hal lainnya.

  • Integrasi

Sebuah LMS yang bisa memungkinkan Anda terhubung ke sistem yang sudah Anda gunakan. Ini bisa menghemat waktu dan membantu Anda membuat alur kerja yang efisien.

  • Pengguna dan grup

Bisakah Anda menugaskan peran ke tiap pengguna di dalam LMS dan grup secara bersamaan pengguna untuk menghemat waktu?

  • Otomasi

Ini dibutuhkan agar proses pelatihan berjalan seoptimal mungkin. Cari fitur-fitur yang bisa mengotomatiskan pekerjaan yang sifatnya repetitif.

Waktu implementasi

Jangka waktu dalam pengimplementasian LMS bermacam-macam tergantung vendornya. Beberapa LMS hanya membutuhkan berjam-jam, sementara lainnya bisa hingga satu tahun. Setiap LMS berbeda tergantung dari kompleksitas sistem, fitur-fitur yang Anda butuhkan, dan sumber daya yang ada.

Ketika berdiskusi dengan vendor LMS, Anda bisa langsung menanyakan tentang proses implementasinya. Minta informasi tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan, dan apa yang mereka butuhkan dalam implementasi. Dengan begitu, Anda akan memiliki pemahaman mendalam tentang timeline yang ada, dan apakah implementasi tersebut cocok dengan timeline Anda.

Skalabilitas, Reliability, Keamanan

Hal terakhir yang Anda inginkan terjadi saat menggunakan LMS adalah, bahwa dalam enam bulan hingga satu tahun LMS tidak cocok dengan perusahaan Anda. Ini mungkin terjadi karena perkembangan perusahaan Anda berkembang lebih cepat dari LMS, atau Anda jadi khawatir akan keamanan LMS yang digunakan.

Anda perlu untuk memeriksa skalabilitas, reliability, dan keamanan LMS agar terhindar dari isu-isu yang mungkin terjadi seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Maka dari itu, Anda perlu menanyakan ke vendor LMS pertanyaan berikut.

  • Berapa rata-rata downtime?
  • Bagaimana Anda memulihkan data?
  • Bisakah Anda menambah jumlah pengguna suatu saat nanti?

Itu adalah pertanyaan-pertanyaan yang sederhana, tapi itu akan sangat membantu Anda membedakan apakah LMS itu cocok untuk perusahaan Anda.

Level customer support

Salah satu kekurangan dari sebuah dunia LMS adalah level kenyamanan customer support. Customer support yang baik harus menjadi faktor krusial dalam menentukan sebuah LMS. Ketika Anda memiliki keluhan atau pertanyaan, harus selalu ada yang bisa menjawab dari sisi vendor.

Membuat penilaian customer support bukanlah hal mudah seperti elemen-elemen lainnya. Akan tetapi, Anda bisa dengan rajin mengajukan pertanyaan kepada vendor apakah customer support tersedia 24 jam dalam seminggu, rata-rata waktu respons, dan jika mereka menyediakan layanan email dan telepon, itu menjadi nilai tambah.

Sebagai tambahan, Anda bisa membaca tentang ulasan pengguna soal customer support yang dimiliki vendor LMS. Jika LMS memiliki customer support yang baik seperti yang ada di ulasan pengguna, Anda bisa langsung melirik vendor tersebut. 

Indonesian Cloud memiliki LMS terbaik karena memungkinkan komunikasi dan kolaborasi lebih optimal, bisa memantau pemahaman karyawan tentang materi yang sudah diberikan, pembelajaran fleksibel karena berbasis cloud, hingga dapat memangkas biaya operasional perusahaan karena tidak lagi perlu menyewa tempat untuk pelatihan dan menyediakan konsumsi.

Ancaman Cyber Terhadap Kesinambungan Bisnis Anda (Cyber Security and Business Continuity)

Kesinambungan bisnis tengah menjadi fokus para petinggi perusahaan, sebab mereka harus menemukan cara agar semuanya tetap berjalan normal di tengah pandemi COVID-19. Kesinambungan bisnis...

On Premise vs. Cloud: mana infrastruktur IT yang tepat untuk rumah sakit ?

Berbicara tentang Hospital Management Software (HMS), perangkat lunak untuk rumah sakit atau klinik, pilihannya ada banyak untuk menjawab solusi yang beragam. Beberapa rumah sakit...

Share

#Trending

Promosi

Jalani bisnis atau industri anda bersama Indonesian Cloud

Dapatkan tawaran menarik dengan mendaftar ke Newsletter kami.