7 Manfaat Private Cloud

Baik perusahaan berskala kecil, menengah, atau besar, perusahaan Anda pasti mengelola beragam bentuk data atau informasi. Ukuran infrastruktur IT pun terus berkembang beriringan dengan meningkatnya digitalisasi perusahaan. Fakta tersebut berarti Anda harus menjalankan seluruh aplikasi dan menyimpan semua informasi di suatu tempat.

Jadi, mana opsi yang akan Anda pilih?

  1. Anda bisa memilih layanan public cloud atau,
  2. Private cloud
  3. Opsi terakhir adalah hybrid cloud yang merupakan kombinasi dari public dan private cloud.

Akan tetapi, artikel ini akan membahas manfaat dari private cloud yang saat ini tengah populer. Itu tidak mengejutkan, sebab private cloud memiliki manfaat yang sangat signifikan daripada public cloud.

Apa itu public cloud?

Private cloud adalah tipe cloud architecture yang dikhususkan untuk perusahaan atau organisasi tunggal. Dalam kasus public cloud, penyedia layanan cloud menawarkan sumber dayanya seperti kapasitas penyimpanan dan lain-lainnya kepada klien. 

Di sisi lain,private cloud memungkinkan organisasi atau perusahaan untuk menggunakan infrastruktur mereka sendiri. Infrastruktur dapat dihosting baik di dalam organisasi itu sendiri maupun secara eksternal.

Sejatinya, private cloud memiliki beberapa fitur dasar yang serupa dengan public cloud yakni sama-sama dapat diskalakan, memiliki kemampuan virtualisasi, dan sumber daya komputasi dapat dialokasikan sesuai kebutuhan.

Lalu, kenapa ada perusahaan yang memilih menggunakan private cloud? Berikut tujuh manfaat dari penggunaan private cloud:

Biaya

Aspek terpenting bagi perusahaan mana pun adalah TCO (total cost ownership) yang kerap diasosiasikan dengan infrastruktur IT. Ini adalah poin terpenting di mana public cloud kadang tidak cocok untuk perusahaan berskala kecil atau menengah.

Kontrol dan efisiensi

Private cloud dihosting baik di lokasi perusahaan atau di pusat data dari penyedia layanan cloud. Hal ini jelas memberikan Anda lebih banyak kontrol atas data dan infrastruktur IT Anda.

Selain itu, private cloud juga memungkinkan Anda untuk melakukan intervensi dengan cepat jika diperlukan perubahan secara sistem. Divisi IT Anda dapat memantau penerapan aplikasi dan menggunakan platform analitik sendiri untuk memprediksi dan mencegah downtime atau apabila muncul isu tak terduga.

Kustomisasi

Tidak ada solusi yang selalu pas untuk semua perusahaan. Fitur penting dari private cloud adalah tingkat penyesuaian yang mereka tawarkan bagi perusahaan. Setiap perusahaan biasanya memiliki persyaratan teknis dan bisnisnya masing-masing, sehingga kebutuhannya pun bervariasi sesuai dengan ukuran perusahaan, industri, tujuan bisnis, dll.

Dengan private cloud, Anda dapat memilih infrastruktur dengan ruang penyimpanan spesifik dan karakteristik jaringan yang Anda mau, sehingga sistem tersebut dapat memenuhi kebutuhan perusahaan Anda dengan sempurna.

Keamanan dan privasi

Manfaat besar lainnya dari private cloud adalah tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan public cloud. Semua data disimpan dan dikelola di server yang tidak dapat diakses oleh perusahaan lain. Ini jelas sangat meningkatkan privasi dari data perusahaan Anda. 

Jika server secara on-site, server tersebut dikelola oleh tim IT internal perusahaan Anda. Oleh karena itu, Anda tidak perlu mengkhawatirkan keamanan infrastruktur IT.

Jika server terletak di data center, tim IT internal yang sama akan mengakses data melalui jaringan yang sangat aman ketimbang menggunakan koneksi internet Anda yang tidak aman setiap hari.

Kepatuhan regulasi

Seperti disebutkan sebelumnya, perusahaan dalam skala apa pun dan ukuran harus mematuhi undang-undang dan kebijakan lokal. Private cloud adalah pilihan ideal dalam hal ini, sebab dapat diterapkan sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Untuk perusahaan mana pun, informasi pelanggan dianggap sebagai data pengguna yang sangat sensitif. Perusahaan perlu memiliki kontrol yang baik atas data-data yang dimiliki, selain juga memastikan privasi data. Misalnya, dalam kasus pelanggaran data, mungkin agak sulit untuk mengakses log keamanan dari public cloud..

Menjaga kelangsungan bisnis

Memastikan kelangsungan bisnis akan menjadi lebih sulit dicapai jika Anda tidak memiliki sendiri infrastruktur IT. Anda memiliki rencana untuk memiliki bisnis dalam waktu lama, pun begitu juga dengan penyedia layanan public cloud Anda. Tapi bagaimana jika hal itu tidak bisa terjadi? 

Dalam dunia bisnis yang dinamis dan terus berubah ini, tidak ada jaminan bahwa penyedia public cloud Anda bisa bertahan lama seperti yang Anda harapkan. Dan Anda pasti juga tahu bahwa teknologi berkembang dengan sangat cepat.

Jika penyedia public cloud Anda tiba-tiba gulung tikar, situasi ini akan menjadi proses yang panjang bagi perusahaan Anda. Sulit untuk melakukan migrasi semua aplikasi dan data Anda ke cloud yang baru dalam waktu singkat. Jadi, mengapa mengambil risiko masih penggunakan public cloud? Di private cloud, Anda memiliki privasi, kontrol, dan Anda dapat memastikan kelangsungan bisnis Anda tanpa kekhawatiran.

Faktanya, public cloud memang hanya mengalami sedikit periode downtime dalam beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, downtime yang disebabkan selalu menciptakan kepanikan dan frustrasi yang hebat, seperti dapat “membekukan” website, aplikasi, gadget, dan bentuk bisnis lainnya. Misalnya, downtime yang pernah dialami oleh Amazon Web Services sehingga menyebabkan masalah selama 5 jam atau lebih.

Geografis

Yang terakhir, seperti diketahui bahwa public cloud tidak tersedia di semua tempat. Mmasih ada tempat di mana public cloud tidak dapat diakses. Selain itu, apabila perusahaan Anda memiliki beberapa cabang di seluruh dunia, kepatuhan pada regulasi lokal akan sangat bermacam-macam tergantung lokasinya sehingga private cloud bisa menjadi solusi yang paling tepat.

Karena dibuat dan dioperasikan untuk satu klien saja, private cloud sangat cocok untuk Anda yang menginginkan ekslusivitas komputasi awan. Di Indonesian Cloud, kami menyediakan bermacam mmerk private cloud mulai dari VMware, Redhat, dan Nutanix.

Ancaman Cyber Terhadap Kesinambungan Bisnis Anda (Cyber Security and Business Continuity)

Kesinambungan bisnis tengah menjadi fokus para petinggi perusahaan, sebab mereka harus menemukan cara agar semuanya tetap berjalan normal di tengah pandemi COVID-19. Kesinambungan bisnis...

On Premise vs. Cloud: mana infrastruktur IT yang tepat untuk rumah sakit ?

Berbicara tentang Hospital Management Software (HMS), perangkat lunak untuk rumah sakit atau klinik, pilihannya ada banyak untuk menjawab solusi yang beragam. Beberapa rumah sakit...

Share

#Trending

Promosi

Jalani bisnis atau industri anda bersama Indonesian Cloud

Dapatkan tawaran menarik dengan mendaftar ke Newsletter kami.