Email sering menjadi pintu masuk ke berbagai layanan digital, termasuk aplikasi kerja, penyimpanan cloud, dan proses pemulihan kata sandi. Karena itu, ketika akun email diambil alih pihak lain, dampaknya dapat meluas ke data pribadi maupun operasional perusahaan.

Kabar baiknya, ada sejumlah tanda yang dapat membantu Anda mengenali aktivitas mencurigakan lebih awal. Jika menemukan indikasi pembobolan, segera amankan akun dan periksa layanan lain yang terhubung.

Email Security Breach: 7 Warning Signs and Solutions

7 Tanda Akun Email Mungkin Diretas

  1. Menerima email mencurigakan. Pesan yang mendesak Anda memberikan kata sandi, data pembayaran, atau mengklik tautan tak dikenal dapat menjadi upaya phishing. Periksa alamat pengirim dan verifikasi permintaan melalui saluran resmi.
  2. Ada aktivitas login yang tidak dikenal. Periksa riwayat login dan perangkat yang terhubung. Akses dari lokasi atau perangkat asing perlu ditindaklanjuti, meskipun data lokasi tidak selalu akurat.
  3. Email terkirim tanpa sepengetahuan Anda. Periksa folder Terkirim dan aturan penerusan email. Jika ada pesan yang tidak Anda buat, akun mungkin telah digunakan pihak lain.
  4. Akun lain ikut bermasalah. Email sering digunakan untuk memulihkan kata sandi layanan lain. Jika akun media sosial atau layanan digital Anda menunjukkan aktivitas asing, periksa keamanan email yang terkait.
  5. Ada perangkat atau sesi asing. Tinjau daftar perangkat dan sesi aktif. Keluar dari sesi yang tidak dikenal dan cabut akses aplikasi yang mencurigakan.
  6. Spam atau pesan aneh meningkat. Lonjakan spam tidak selalu berarti akun diretas, tetapi bisa menandakan alamat email telah terekspos. Hindari membuka lampiran atau tautan yang tidak dipercaya.
  7. Tidak bisa masuk ke akun. Kata sandi yang tiba-tiba tidak berfungsi atau perubahan informasi pemulihan yang tidak Anda lakukan merupakan tanda serius. Gunakan proses pemulihan resmi penyedia email.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Email Diretas?

Ganti kata sandi. Jika masih bisa masuk, ubah kata sandi melalui situs atau aplikasi resmi. Gunakan kata sandi yang kuat dan unik, serta jangan menggunakannya kembali di layanan lain.

Aktifkan autentikasi multifaktor (MFA). MFA menambahkan lapisan verifikasi selain kata sandi, sehingga kredensial yang bocor tidak otomatis memberi akses.

Keluar dari semua sesi dan periksa pengaturan. Hapus perangkat yang tidak dikenal. Periksa juga aturan penerusan, filter, alamat pemulihan, nomor telepon, dan aplikasi pihak ketiga yang memiliki akses.

Amankan akun terkait. Ganti kata sandi akun penting yang menggunakan email tersebut untuk pemulihan. Jika email bisnis terdampak, laporkan kepada tim TI atau administrator.

Periksa perangkat. Jalankan pemindaian keamanan dan perbarui sistem operasi serta aplikasi. Jika terdapat indikasi malware, jangan menggunakan perangkat tersebut untuk mengganti kredensial sampai kondisinya ditangani.

Beri tahu kontak jika diperlukan. Jika akun mengirim pesan penipuan, informasikan penerima agar tidak mengklik tautan atau membuka lampiran.

Cara Memperkuat Keamanan Email Bisnis

Pencegahan perlu dilakukan melalui kombinasi kebijakan dan teknologi. Gunakan layanan email bisnis dengan kontrol administrasi yang sesuai, aktifkan MFA, terapkan pembaruan keamanan, dan berikan edukasi kepada karyawan tentang phishing. Organisasi juga perlu mengatur hak akses berdasarkan kebutuhan kerja dan meninjau log aktivitas secara berkala.

Keamanan perangkat turut memengaruhi keamanan email. Endpoint protection dapat membantu mendeteksi ancaman pada perangkat, sementara kontrol keamanan lain—termasuk firewall aplikasi web bila relevan—membentuk pertahanan berlapis. Tidak ada satu alat yang dapat menghilangkan seluruh risiko.

Solusi Email Bisnis dari Indonesian Cloud

Indonesian Cloud menyediakan layanan Zimbra Mail untuk kebutuhan email bisnis. Organisasi sebaiknya menilai kebutuhan kapasitas, pengelolaan akun, keamanan, dan dukungan operasional sebelum menentukan konfigurasi layanan. Untuk memperkuat perlindungan, padukan teknologi dengan prosedur keamanan dan kebiasaan pengguna yang baik.

Kesimpulan

Aktivitas login asing, email terkirim tanpa izin, perubahan pengaturan, dan kesulitan masuk dapat menjadi tanda bahwa akun email bermasalah. Bertindak cepat mengganti kata sandi, mengaktifkan MFA, mencabut sesi asing, dan memeriksa akun terkait dapat membantu membatasi dampak. Untuk email bisnis, keamanan harus menjadi tanggung jawab bersama antara pengguna dan tim TI.

Lindungi Data Pribadi dan Perusahaan Anda Hari Ini Keamanan digital dimulai dari langkah kecil Anda. Aktifkan autentikasi multifaktor (MFA), perbarui kata sandi secara berkala, dan tetap waspada terhadap ancaman phishing. Ingin tahu tips keamanan siber lainnya? Kunjungi website resmi Indonesian Cloud dan ikuti media sosial kami untuk update artikel menarik setiap hari!