November 3, 2014 7:00 pm

Tingkatkan Performa Bisnis dengan Manage Service Indonesian Cloud

Seiring dengan pertumbuhan jasa layanan cloud computing, semakin sering kita mendengar kata-kata manage service. Manage service sendiri merupakan jasa layanan IT yang fokus pada praktek alih daya (outsourcing) tanggung jawab operasional harian serta fungsi strategis untuk meningkatkan performa operasional dan menekan biaya.

Sebagai sebuah organisasi atau perusahaan, dalam mengatur infrastruktur IT pasti membutuhkan tools, hardware, software dan teknologi yang mumpuni. Banyak penelitian/riset yang telah menunjukkan bahwa adanya pengurangan biaya dalam hardware dan software customer ketika menggunakan jasa manage service. Hal ini disebabkan karena optimalisasi dan penggunaan tools yang tepat.

Ada 3 jenis layanan cloud computing yang meliputi public, private dan hybrid. Ketika pelanggan menggunakan layanan public cloud, mereka akan berbagi infrastruktur dengan pelanggan lainnya (physically shared, logically separated).

Ketika memilih private cloud, infrastruktur tersebut digunakan sendiri oleh pelanggan tersebut dan hybrid cloud adalah gabungan dari public dan private cloud. Layanan cloud computing model ini lebih menitikberatkan pelayanan di tingkat infrastruktur.

Singkatnya, jasa layanan cloud computing lebih berfokus pada layanan penyedia resource IT (infrastruktur, server untuk aplikasi dan lainnya).

Beda halnya dengan manage service cloud computing. Ini adalah jasa layanan yang diberikan oleh provider cloud computing untuk membantu tim internal IT pengguna cloud computing dalam mengurus data center (virtual datacenter).

Contohnya seperti menjaga agar perangkat selalu hidup dan berjalan sesuai tujuannya, lifecycle VM (create, modify, delete), memastikan update dan patches terbaru bagi OS yang digunakan oleh aplikasi customer, memberikan saran professional ketika ditemui permasalahan operasional, dan banyak lagi.

Penyedia jasa manage service cloud computing akan membantu menyelesaikan permasalahan dan tantangan IT sehingga pelanggan cloud computing bisa berkonsentrasi untuk menjaga dan mengoptimalkan bisnis mereka.

Provider cloud computing tentunya akan menggunakan banyak software berbentuk tools untuk memberikan fungsi manage services, tentunya tools yang digunakan harus bisa sesuai dengan cloud computing (model multitenant).

Tools yang digunakan harus bisa melakukan monitoring secara proaktif sehingga permasalahan yang akan muncul bisa diatasi sebelum terjadi. Sebagai contoh, tools untuk OS patch management, resource monitoring and optimization, capacity planner, SLA management, dan lainnya.

Selain hal tersebut diatas, manage service juga bisa digunakan oleh pelanggan untuk menghemat dan mengoptimalkan biaya lisensi, terutama Microsoft Software.

Opsi ini dikenal dengan manage service software. Hal ini bisa dilakukan karena pengaturan (manajemen) lisensi produk tersebut berada dibawah kendali service provider (dalam hal ini Cloud Computing Service Provider).

Hal ini bisa berlaku untuk public cloud, tentunya, dan private cloud. Dengan manage service software, akan memberikan customer keleluasaan untuk menggunakan software tersebut tanpa harus mengeluarkan biaya capex (investasi di awal), jika pelanggan ada kebutuhan, tinggal sewa saja lisensinya dari manage service cloudprovider.

Tentunya program ini hanya bisa diberikan oleh cloud computing provider yang telah bekerja sama dengan Microsoft SPLA (Service Provider License Agreement).

Model manage service yang ada bukan hanya manage service virtual data center saja, tetapi sudah meluas ke arah backup data, disaster recovery, serta sistem monitoring dan managemen, layanan email, managemen patch untuk OS serta menyediakan audit security.

Manage service memungkinkan customer yang tidak memiliki tim IT yang besar atau mereka yang ingin membebaskan tim IT mereka agar bisa berkonsentrasi lebih kepada bagaimana cara menjamin bisnis mereka agar bisa berjalan terus menerus.

Manage service pada umumnya menawarkan biaya bulanan yang tetap yang bisa bervariasi tergantung dari jenis manage service yang diambil.

Cloud computing tanpa manage services seperti “makan sayur tanpa garam”. Kenapa tim IT anda harus dibebankan oleh pekerjaan yang repetitif dan membosankan yang menyebabkan mereka tidak bisa fokus pada core bisnis yang anda jalankan.

Segeralah berlangganan layanan manage service untuk public, private atau hybrid cloud anda!

Oleh Garibaldi – Cloud Consultant